0
Dikirim pada 20 Juni 2015 di Berita Terbaru

 

Aplikasi keyboard alternatif SwiftKey yang disertakan secara default pada sebagian ponsel Samsung ternyata memiliki celah keamanan berbahaya yang bisa dimanfaatkan untuk menyerang pengguna oleh hacker.

Celah ini berupa bug metode pembaruan "language pack" SwiftKey, di mana aplikasi yang bersangkutan melakukan update lewat jalur yang tidak dienkripsi dan berupa plain text.

Penyerang pun bisa membikin server proxy palsu untuk "menipu" SwiftKey dan menyisipkan program jahat ke ponsel lewat aplikasi tersebut, tanpa sepengetahuan pemiliknya.

dp bbmdp bbm tarawihdp bbm shalat tarawihdp bbm tarawih terbarudp bbm tarawih lucu, dp bbm tarawih gifgambar dp bbm tarawihdp bbm ramadhandp bbm thr

Saat program jahat sudah terpasang, penyerang bisa melakukan hal-hal lain seperti mencuri informasi kontak dan data sensitif lainnya dari ponsel.

Eksploitasi kemanan tersebut didemonstrasikan dalam sebuah video oleh penemunya, Ryan Welton dari firma peneliti keamanan mobile NowSecure, sebagaimana bisa disimak pada tayangan di akhir berita.

Informasi Kompas Tekno dari Forbes, Rabu (17/6/2015), menyebutkan bahwa sekitar 600 juta smartphone Samsung yang menyertakan aplikasi SwiftKey terdampak oleh problem celah keamanan di atas.

Model-model ponsel Samsung yang diketahui mengidap masalah sekuriti ini termasuk Galaxy S3, S4, S5, serta Galaxy Note 3 dan 4.

Seorang juru bicara menyebutkan bahwa aplikasi SwiftKey yang diunduh secara terpisah dari toko Google Play Store atau Apple App Store tidak memiliki bug serupa.

dp bbmdp bbm terbarudp bbm romantisdp bbm romantis terbarudp bbm romantis gifdp bbm romantis bergerakdp bbm romantis unikdp bbm romantis bangetdp bbm romantis cintadp bbm romantis buat pacardp bbm romantis untuk kekasih



Dikirim pada 20 Juni 2015 di Berita Terbaru
comments powered by Disqus


connect with ABATASA